Sinergi Akademik dan Industri: Kunjungan Industri Mahasiswa Teknologi Kemaritiman ke PT. Dok Pantai Lamongan

Dalam upaya menjembatani teori akademik dengan praktik nyata di dunia industri, Jurusan Teknologi Kemaritiman sukses menyelenggarakan kegiatan Kunjungan Industri (KI) ke Perusahaan Galangan Kapal PT. Dok Pantai Lamongan pada hari Selasa, 14 Juli 2026.
Kegiatan strategis ini diikuti oleh 34 orang mahasiswa semester 4 yang merupakan gabungan dari dua program studi, yakni D3 Teknik Bangunan Kapal dan D4 Teknologi Rekayasa Keselamatan. kegiatan ini diharapkan mampu memberikan wawasan komprehensif terkait operasional galangan kapal dari hulu ke hilir dan memberikan pemahaman terkait K3 di perusahaan galangan kapal. Rombongan mahasiswa disambut hangat oleh jajaran manajemen operasional Pantai Dok Lamongan. Acara dibuka dengan sambutan dari Bapak Rois selaku Head of Production Operations (HDO Produksi). Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri maritim.

“Industri perkapalan saat ini membutuhkan tenaga ahli yang tidak hanya paham mengenai desain dan struktur, tetapi juga peka terhadap efisiensi produksi dan mitigasi risiko. Kehadiran rekan-rekan mahasiswa di sini adalah langkah awal untuk memahami dinamika lapangan yang sesungguhnya,” ujar Pak Rois.

Sesi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Company Profile oleh Bapak Arief dari departemen Human Resources Development (HRD). Beliau memaparkan sejarah perusahaan, visi-misi, pengerjaan proyek kapal terbaru, serta kualifikasi sumber daya manusia yang saat ini banyak dicari oleh industri manufaktur kapal nasional. Sebelum memasuki area kerja utama, kegiatan dilanjutkan dengan Safety Induction yang dipimpin oleh Ibu Hanum, staf Health, Safety, and Environment (HSE). Mengingat sebagian besar peserta merupakan mahasiswa D4 Teknologi Rekayasa Keselamatan, sesi ini menjadi ajang diskusi yang sangat interaktif.
Ibu Hanum memaparkan protokol wajib penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), identifikasi bahaya di area galangan (seperti bahaya lifting, welding, dan ruang terbatas), serta prosedur evakuasi keadaan darurat. “Di galangan kapal, zero accident bukan sekadar target, melainkan budaya yang harus mendarah daging di setiap lini operasi,” tegas Ibu Hanum di hadapan para mahasiswa.

Eksplorasi Workshop: Produksi dan Hull

Untuk memaksimalkan proses pembelajaran dan observasi, rombongan dibagi ke dalam dua kelompok kerja:

  • Kelompok 1 (Workshop Produksi): Kelompok ini diajak untuk melihat langsung alur produksi mulai dari pemotongan pelat, assembly, hingga proses outfitting. Mahasiswa dapat mengamati bagaimana manajemen rantai pasok dan efisiensi waktu diterapkan dalam proses fabrikasi.
  • Kelompok 2 (Workshop Hull): Kelompok ini difokuskan pada observasi konstruksi lambung kapal. Mahasiswa D3 Teknik Bangunan Kapal mendapatkan kesempatan untuk menganalisis penerapan desain struktur lambung secara riil, sementara mahasiswa D4 melihat langsung potensi risiko pada pengerjaan pengelasan (welding) di area ketinggian dan prosedur keamanan konstruksinya.

Penutup dan Penyerahan Cinderamata

Kegiatan yang berlangsung ini diakhiri dengan sesi penutup di ruang pertemuan utama. Ibu Riris, selaku dosen pendamping Kunjungan Industri, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak PT. Dok Pantai Lamongan.

“Kami sangat berterima kasih atas penerimaan dan ilmu praktis yang dibagikan hari ini. Observasi langsung ke fasilitas produksi dan konstruksi hull, serta pemahaman regulasi K3 di lapangan, memberikan gambaran nyata yang akan sangat membantu penyelesaian proyek akhir maupun persiapan magang (OJT) mahasiswa kami ke depannya,” ungkap Ibu Riris.

Sebagai simbolis apresiasi dan jalinan kerja sama, acara ditutup dengan penyerahan plakat dan cinderamata dari Jurusan Teknologi Kemaritiman kepada perwakilan PT. Dok Pantai Lamongan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Melalui kunjungan industri ini, diharapkan mahasiswa semakin siap dan kompeten untuk terjun menjadi tenaga ahli yang andal di sektor industri kemaritiman nasional.

Penyerahaan Cinderamata